Pemprov NTB Gelar Rakor Inflasi Jelang Ramadan: Pastikan Ketersediaan & Stabilitas Harga Bahan Pokok

MATARAM— Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Koordinasi Inflasi di Hotel Golden Palace, Rabu (11/2/2026). Rapat ini merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok—terutama cabai rawit—yang belakangan mengalami fluktuasi signifikan akibat cuaca ekstrem, keterbatasan panen, serta distribusi ke luar daerah.


Plt. Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Muhamad Faozal, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Ia menyebut bahwa kenaikan harga pada komoditas tertentu bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga berkaitan erat dengan keadilan sosial dan kesiapan menyambut bulan suci.


> “Kemarin Bapak Gubernur bersama Satgas Pangan Daerah turun langsung ke pasar untuk memastikan kondisi riil di lapangan, termasuk memantau harga dan pasokan komoditas strategis,” ujar Sekda Lalu Faozal.


Dalam rapat yang dihadiri perwakilan Bulog, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, TPID Kabupaten/Kota, serta pelaku usaha, disepakati sejumlah langkah konkret:

- Operasi Pasar di 10 titik prioritas mulai awal Maret 2026;

- Penyaluran cadangan pangan dari gudang Bulog ke daerah defisit;

- Pemetaan sentra produksi cabai  untuk percepatan restocking;

- Pengawasan harga eceran tertinggi (HET) secara rutin selama Ramadan.

Gubernur NTB, yang diwakili oleh Sekda, juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam berbelanja, menghindari *panic buying*, serta mendukung produk lokal sebagai bentuk solidaritas ekonomi daerah.

“Ramadan adalah momentum kebersamaan. Kita tidak boleh biarkan satu keluarga pun kesulitan memenuhi kebutuhan dasar karena harga yang melonjak. Ini bukan hanya tugas pemerintah—tapi tanggung jawab kita semua,” tegas Lalu Faozal di akhir rapat.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya proaktif Pemprov NTB dalam mencegah inflasi inti yang berpotensi mengganggu daya beli masyarakat jelang Idul Fitri. Monitoring akan dilakukan secara harian hingga akhir bulan Ramadan.


NTB MENDUNIA— Membawa Suara NTB ke Dunia, dengan Kejujuran dan Kedaulatan Informasi.

📱 Ikuti update terbaru di @NTBMendunia | 🌐 www.ntbmendunia.id

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama