PENA Digital Bersama PC dan PK IPNW se-Praya Timur Tingkatkan Literasi Digital Santri

NTB MENDUNIA | PRAYA TIMUR — Sejumlah santri tingkat MTs dan SMA, khususnya dari madrasah di bawah naungan Nahdlatul Wathan se-Kecamatan Praya Timur, mengikuti pelatihan desain grafis yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNW Praya Timur. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Wahyi NW Mujur pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Pelatihan bertajuk PENA Digital ini digelar sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan literasi digital di kalangan pelajar. Kegiatan berlangsung lancar, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan. Para santri tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga membangun jejaring pertemanan lintas madrasah.

Materi pelatihan mencakup pengenalan dasar-dasar desain grafis, seperti teknik tata letak (layout), pemanfaatan fitur dalam aplikasi desain, hingga praktik pengoperasian aplikasi desain digital. Selain penyampaian teori, peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung bersama para mentor dengan membuat pamflet sebagai bentuk implementasi materi.

Ketua PC IPNW Praya Timur dalam sambutannya berharap agar ke depan Pimpinan Komisariat (PK) semakin aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan dawuh Guru Besar Nahdlatul Wathan:

“Wansur wahfaz wa ayyid Nahdlatul Wathan fil ‘alamin.”

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam organisasi. “PK harus tetap hadir dan aktif seperti hari ini, karena dalam kebersamaan ada keberkahan — Al-barakatul jama’ah,” ujarnya sebelum secara resmi membuka kegiatan PENA Digital dengan mengucapkan basmalah.

Baca juga:https://ntbmenduniaa.blogspot.com/2026/02/baznas-lombok-timur-gandeng-jurnalis.html

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Alwi Sihab QH., selaku Pembina II PC IPNW Praya Timur. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen berharga untuk mempererat silaturahmi antara Pimpinan Cabang dan Pimpinan Komisariat.

“Ini bukti bahwa IPNW Praya Timur tidak hanya aktif di tingkat cabang, tetapi komisariatnya juga hidup dan terus bergerak,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kemampuan desain grafis sangat relevan di era digital saat ini. “Tidak menutup kemungkinan ke depan adik-adik akan menjadi editor atau pengelola media yang mampu memajukan madrasah melalui teknologi. Madrasah hari ini harus maju bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di dunia digital,” tegasnya.

Selama pelatihan berlangsung, peserta tampak antusias dan aktif berdiskusi mengenai berbagai fitur dalam aplikasi desain. Di akhir kegiatan, setiap peserta mempresentasikan hasil karya mereka yang menunjukkan kreativitas dan ciri khas masing-masing.

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, panitia memberikan penghargaan kepada seluruh peserta agar terus mengembangkan kemampuan di bidang digital. Diharapkan, melalui pelatihan ini lahir karya-karya kreatif yang bermanfaat serta mampu mendukung kemajuan madrasah di era teknologi.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama