NTB MENDUNIA | Mataram, 26 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia, termasuk wilayah Nusa Tenggara Barat.
Dalam keterangan resminya, BMKG menyebutkan bahwa tinggi gelombang di beberapa perairan dapat mencapai hingga 4 meter, dipicu oleh peningkatan kecepatan angin dan kondisi cuaca yang tidak stabil dalam beberapa hari terakhir.
Wilayah yang perlu mewaspadai kondisi ini antara lain perairan selatan NTB, Selat Lombok bagian selatan, serta jalur pelayaran yang menghubungkan NTB dengan Bali dan Jawa. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal penyeberangan.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut agar:
Memantau informasi cuaca terkini secara berkala
Menghindari melaut saat kondisi angin kencang
Memastikan standar keselamatan pelayaran terpenuhi
Sementara itu, pemerintah daerah melalui instansi terkait juga diminta untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi risiko yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG untuk menghindari penyebaran kabar yang tidak akurat.
Perkembangan situasi cuaca dan kondisi perairan NTB akan terus diperbarui sesuai rilis resmi dari otoritas terkait.
NTB MENDUNIA
