Mataram, 25 Maret 2026
Gubernur Lalu Muhammad Iqbal bersama Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri memimpin apel hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan halal bihalal bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangkitkan kembali semangat pengabdian pasca Ramadan.
Dalam amanatnya, Gubernur Iqbal menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan, seperti kedisiplinan, keikhlasan, dan integritas, dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Ibadah Ramadan harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Iqbal menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah. Ia juga mengapresiasi dedikasi ASN selama ini dan mendorong peningkatan sinergi antarperangkat daerah serta pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri menekankan pentingnya peran ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik. Ia meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan disiplin, memahami tugas dan fungsi secara optimal, serta memastikan program berjalan sesuai target.
Selain itu, Wagub juga mengingatkan ASN untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan mampu menjadi sumber informasi yang akurat serta menyejukkan di tengah masyarakat.
Memasuki triwulan kedua tahun 2026, seluruh jajaran pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan capaian kinerja agar program pembangunan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Apel perdana pasca Idulfitri ini turut dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Budi Herman, serta seluruh kepala perangkat daerah lingkup Pemprov NTB. Kegiatan ini menandai dimulainya kembali aktivitas pemerintahan dengan semangat baru dan komitmen yang lebih kuat dalam meningkatkan pelayanan publik.
