Warga Semoyang Keluhkan Jembatan Rusak, Desak Perbaikan Demi Keselamatan

Lombok Tengah, NTB – Kondisi jembatan penghubung antar dusun di Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, menuai keluhan dari masyarakat. Warga menilai pemerintah desa belum maksimal dalam menangani kerusakan infrastruktur tersebut yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jembatan yang menjadi akses utama masyarakat itu dilaporkan mengalami kerusakan dan tidak dilengkapi pembatas samping. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko, terutama saat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sejumlah warga mengaku telah terjadi beberapa insiden kecelakaan di lokasi tersebut. Bahkan, dalam beberapa kasus, kendaraan dilaporkan terjatuh ke bawah jembatan akibat minimnya pengaman.

“Kami hanya ingin jembatan ini segera diperbaiki dan dipasangkan pembatas agar tidak membahayakan masyarakat,” ungkap salah satu warga.

Selain kondisi fisik yang memprihatinkan, jembatan tersebut juga disebut kerap terdampak banjir saat musim hujan. Hal ini semakin memperparah kerusakan serta meningkatkan potensi kecelakaan bagi pengguna jalan.

Masyarakat juga menyampaikan bahwa lokasi jembatan tersebut sebelumnya pernah ditinjau oleh pihak DPR untuk dilakukan pengecekan. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut berupa perbaikan yang signifikan.

Situasi ini memunculkan kekecewaan di tengah masyarakat, yang berharap adanya langkah konkret dari pemerintah desa maupun pihak terkait untuk segera menangani persoalan tersebut.

Warga Desa Semoyang menegaskan bahwa perbaikan jembatan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan dan kebutuhan vital masyarakat sehari-hari.

Mereka berharap pemerintah segera mengambil tindakan cepat dan tepat agar jembatan tersebut dapat kembali berfungsi dengan aman dan layak digunakan.

(NTB Mendunia, 28 April 2026)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama