Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku beserta barang bukti sabu seberat 0,73 gram. Kejadian ini, menurut Radian, menjadi peringatan keras bahwa ancaman narkoba semakin mengkhawatirkan dan membutuhkan respons bersama.
“Kami meminta kepada pemerintah untuk segera berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan, khususnya ASOSIASI PEMUDA INSPIRATOR NTB, agar upaya pencegahan narkoba bisa dilakukan secara menyeluruh. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita semua,” tegas Radian Satriadi.
Radian menekankan bahwa pihaknya telah menyiapkan Program Pemuda Bebas Narkoba NTB 2025, yang mencakup:
- Edukasi Sekolah dan Kampus: Roadshow penyuluhan bahaya narkoba di SMA/SMK dan perguruan tinggi.
- Pelatihan Relawan Anti-Narkoba: Membentuk kader muda sebagai agen penyuluh di desa dan kelurahan.
- Kegiatan Positif Pemuda: Festival seni, olahraga, dan wirausaha kreatif sebagai alternatif kegiatan sehat.
- Hotline Konseling: Layanan konseling dan pendampingan bagi pemuda yang terpapar risiko penyalahgunaan narkoba.
Dukungan pemerintah, menurutnya, menjadi kunci agar program-program tersebut dapat menjangkau lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
“API NTB siap bergerak ke sekolah, kampus, dan komunitas untuk memberikan penyuluhan. Tapi kami berharap pemerintah hadir memberikan dukungan penuh, baik dalam kebijakan, fasilitas, maupun pendanaan,” tambahnya.
Radian juga mengajak seluruh pemuda NTB untuk menjadi duta anti-narkoba di lingkungannya masing-masing. Ia menilai pemuda adalah garda terdepan dalam menjaga masa depan daerah dari ancaman narkotika.
“Perang melawan narkoba hanya bisa dimenangkan bila semua pihak bersatu. Pemuda harus berani, pemerintah harus mendukung, dan masyarakat harus peduli,” pungkas Radian Satriadi.
Kasus terbaru di Batu Kumbung menjadi bukti bahwa narkoba bisa masuk ke berbagai lapisan masyarakat. Kepolisian menegaskan akan terus memburu jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya, sementara API NTB berkomitmen menjadi mitra strategis dalam setiap langkah pencegahan.
