Praya Timur, Lombok Tengah - Karang Taruna Kecamatan Praya Timur baru-baru ini mengadakan Dialog Kepemudaan dan Temu Silaturahmi dengan tema "Formulasi Gerakan Pemuda Menuju Praya Timur yang Maju dan Berdaya Saing" pada tanggal 31 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar pemuda dan memformulasikan gerakan pemuda yang dapat membawa kemajuan dan daya saing bagi Kecamatan Praya Timur.
Dalam sambutannya, Muammar Putraji, S.Pd, menyatakan bahwa Karang Taruna Kecamatan Praya Timur melihat potensi daerah yang tidak kalah dengan daerah lain. "Kami percaya bahwa dengan potensi yang ada, kita dapat bersaing dengan daerah lain dan menjadi lebih baik," ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai keynote speaker, Rizqi Adiarta, M.Sos, menambahkan bahwa Kecamatan Praya Timur memiliki potensi besar dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang besar dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi. "Kita mampu bersaing dengan daerah lain, dan ini menjadi tugas bersama untuk memberikan sumbangsih dalam gerakan membangun daerah dan menjadi barometer perubahan," katanya. Menurutnya, hal ini harus dimulai dari rasa kepemilikan dan rasa cinta terhadap daerahnya. "Dengan semangat kepemudaan yang tinggi, kita dapat menciptakan perubahan yang positif dan membawa kemajuan bagi Praya Timur," tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Maulidi, SH, anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Dapil 3 Praya Timur-Pujut, menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi pemuda melalui setiap kegiatan Karang Taruna. "Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas pemuda di Praya Timur," ujarnya.
Dialog kepemudaan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antar pemuda di Kecamatan Praya Timur. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang dapat membawa kemajuan dan kemakmuran bagi daerahnya.
Dipublikasikan oleh NTB Mendunia, 31 Oktober 2025
