Puluhan Santri di Sumbawa Barat Diduga Keracunan Usai Santap Program Makan Bergizi Gratis

Brang Rea, KSB – NTB MENDUNIA
Kasus keracunan massal terjadi di Pondok Pesantren Himmatul Ummah, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat. Ratusan santri dan santriwati dilaporkan mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (30/10).

Berdasarkan data sementara yang dihimpun NTB MENDUNIA dari sejumlah sumber terpercaya, tidak hanya para santri, bahkan tukang bangunan yang bekerja di lingkungan pesantren turut menjadi korban keracunan.

“Tukang bangunan juga ikut keracunan karena kelebihan porsi MBG oleh salah satu pengurus kantin sekolah,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Setelah menyantap menu MBG pada siang hari, para korban mulai merasakan gejala keracunan beberapa jam kemudian. Tim medis segera dikerahkan untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnaen, S.I.K, membenarkan kejadian tersebut.

“Kami telah mengambil sampel makanan untuk diteliti guna mengetahui pemicu pasti peristiwa ini. Sampel telah dikirim ke laboratorium untuk diuji kesehatannya,” jelas Kapolres.

Ia menambahkan, pihaknya telah memerintahkan Kasat Reskrim untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Saat ini tim kami sedang bekerja untuk memastikan penyebab pasti keracunan ini,” ujarnya singkat.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, drh. Haerul, MM, melalui pesan singkat menyampaikan bahwa tim assesment sudah turun langsung ke Puskesmas Brang Rea dan Pondok Pesantren Himmatul Ummah.

“BGN Pusat telah mengeluarkan surat pemberhentian operasional sementara terhadap SPPG Sumbawa Barat – Brang Rea Tepas Yayasan Samawi Cahaya Ummat (YSCU) hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum, mengingat program MBG merupakan salah satu program unggulan yang seharusnya memberikan manfaat bagi para pelajar dan santri di seluruh wilayah NTB.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama