Mataram – Upaya Gubernur Nusa Tenggara Barat dalam menembus dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur di Pulau Sumbawa akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah pusat secara resmi menyetujui penggelontoran anggaran sebesar Rp312 miliar untuk perbaikan tiga ruas jalan daerah yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah dan sudah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat.
Adapun tiga ruas jalan yang akan mendapat penanganan prioritas adalah ruas Batudulang–Tepal, ruas Tepal–Batu Rotok, serta ruas Lenangguar–Teladan.
Gubernur NTB menyampaikan bahwa perjuangan menghadirkan dukungan pusat ini bukan proses yang singkat. Pemerintah daerah bersama tim teknis harus melewati rangkaian pembahasan panjang, verifikasi data lapangan, serta negosiasi teknis pembiayaan, hingga akhirnya disetujui dalam skema Inpres Jalan Daerah (IJD).
“Ini keberhasilan bersama. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah pusat harus terus terintegrasi dalam kerja kolaboratif, karena konektivitas wilayah adalah pintu masuk utama pertumbuhan daerah,” ungkapnya.
Pengerjaan tiga ruas jalan tersebut ditargetkan rampung dalam dua tahun melalui skema kontrak multiyears (MYC). Dengan perbaikan konektivitas ini, akses masyarakat menuju pusat ekonomi, pelayanan publik, pertanian, hingga distribusi logistik diharapkan akan semakin lancar.
Pemprov NTB optimis bahwa pembangunan ini akan memberikan dampak besar terhadap percepatan pemerataan pembangunan di Pulau Sumbawa sekaligus mengurangi kesenjangan akses antar wilayah.
Pekerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan setelah finalisasi teknis dan administrasi antara Pemprov NTB dan kementerian terkait selesai dalam waktu dekat..
